Ciri-ciri Seorang dengan Mental Pecundang di Dunia Kerja

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLinkedInShare

Epenkah – Dunia kerja memang selalu banyak lika-liku. Tak hanya melulu tentang kegalauan akan masa depan perusahaan atau masa depan pribadi. Namun selain masalah itu, ada banyak hal menarik yang sebenarnya tak akan pernah habis untuk diulas mengenai dunia kerja. Kali ini, Epenkah sendiri akan membahas mengenai Ciri-ciri Seorang dengan Mental Pecundang di Dunia Kerja. Tidak mau bukan menjadi seorang pecundang? Dunia kerja memang selalu menjadi tempat yang paling kompetitif dan banyak persaingan sengit di dalamnya. Untuk bisa menjadi juara, tentu saja harus menghindari sifat-sifat “pecundang” seperti ini.

Ciri-ciri Seorang dengan Mental Pecundang di Dunia Kerja

Sebenarnya tanpa disadari sendiri mungkin kamu pernah melakukan hal-hal ini, namun setelah membaca artikel ini, semoga sahabat epenkah bisa menghindarinya atau mungkin tidak melakukannya lagi. Berikut adalah 3 ciri-ciri seorang dengan mental pecundang di dunia kerja:

1. Selalu menyalahkan orang lain

Menyalahkan orang lain adalah hal yang paling sering terjadi di dunia kerja dan sulit sekali rasanya untuk dihindari. Hal ini bisa terjadi bagi siapa saja, baik bagi atasan ataupun karyawan. Bagi karyawan sendiri, tak perlu mencari-cari kesalahan teman satu tim jika memang tidak dapat menyelesaikan tugas yang diberikan oleh atasan. Akui kesalahan tersebut dan membangun diri sendiri itu lebih baik, daripada harus sibuk mencari kambing hitam.

Hal ini sendiri sebenarnya juga berlaku bagi atasan. Sebagai seorang yang memimpin sebuah divisi, tentu saja ini adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Meskipun ada anggota tim kita yang melakukan kesalahan, ada baiknya menelaah dulu kesalahan yang ada di tim tersebut tanpa langsung melempar tudingan kepada orang yang belum tentu terbukti bersalah. Sebagai seorang pemimpin, seharusnya bisa instropeksi dulu, terlebih karena karyawan hanya menjalankan tugas yang diberikan oleh pemimpinnya. Saat ada kesalahan di dalam tim, seharusnya pemimpin tersebut yang berada di garis depan untuk menanggung kesalahan itu bersama-sama.

2. Selalu mencari alasan

Tipe seperti ini juga selalu ada di sebuah perusahaan dan kadang membuat setiap orang menjadi sebal. Tipe yang seperti ini sebenarnya adalah tipe orang yang takut akan menerima perubahan atau takut mempelajari hal yang baru. Selain itu bisa juga berarti kalau orang seperti ini memang sudah berada di zona nyaman sehingga malas untuk beranjak ke sesuatu yang lebih besar. Seorang yang selalu mencari excuse bisa juga sebenarnya adalah orang yang “tak mampu” mengemban amanat dari atasan.

3. Tidak sportif

Tindakan tidak sportif atau main sikat sana-sini juga merupakan karakter seorang pecundang. Tindakan ini sebenarnya paling sering dilakukan oleh orang-orang yang memiliki skill pas-pasan. Karena mungkin merasa terancam dengan keberadaan orang lain yang memiliki kemampuan lebih, bukan memiliki keinginan untuk terus mengembangkan diri, namun justru memilih untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak sportif. Orang-orang seperti ini cenderung merendahkan orang-orang yang ada di sekitar, tidak dapat menerima pendapat dari orang lain, dan cenderung menjilat atasan. Sebenarnya tidak ada salahnya kalau mengakui kalau memang tidak memiliki skill kerja dan belajar dari teman kita, daripada harus malu dan melakukan hal-hal yang tidak sportif ini.

Jadi? Masih mau menjadi pecundang? Bersainglah secara fair, hindari hal-hal di atas, maka kamu akan menjadi pemenangnya!

Comments

comments