Soal UN 2016 dan Kunci Jawabannya Ditemukan Bocor

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLinkedInShare

Bocornya soal UN 2016 memang menjadi perbincangan hangat di kalangan para siswa. Memang tidak sedikit laporan yang masuk mengenai bocornya soal UN tersebut. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) seperti yang sudah pernah dilakukan dari tahun ke tahun selalu membuka posko pemantauan untuk Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan sederajat sejak tanggal 8 Mei 2016 yang lalu, dan kabarnya posko tersebut baru akan ditutup besok Kamis 12 Mei 2016.

Soal UN 2016
Soal UN 2016

Mengenai bocoran yang beredar memang cukup mengejutkan. Baru hari pertama posko tersebut dibuka, ternyata sudah ada 5 pengaduan kepada FSGI mengenai hal tersebut. Pengaduan tersebut datang dari beberapa kota yang ada di Indonesia yakni; Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Medan dan Mataram. Laporan ini sendiri datang dari seorang guru yang sejatinya memang sedang mengawas ujian yang sedang berlangsung. Dari hasil pengawasannya tersebut ternyata ia mendapati salah seorang murid yang tengah mencontek kunci jawaban ujian yang sedang dijalaninya.

Dari kunci jawaban yang disita oleh guru pengawas tersebut, ternyata hasilnya setelah dicocokan dengan soal yang ada pada UN Bahasa Inggris tersebut benar-benar cocok dengan yang asli. Ini merupakan suatu indikasi bukan tidak mungkin kunci jawaban tersebut didapatkan dari soalnya yang sudah beredar sebelumnya, karena memang memiliki kecocokan yang benar-benar nyata.

Hingga saat ini memang belum ada keterangan yang diberikan oleh siswa yang kedapatan memiliki kunci jawaban tersebut. FSGI sendiri juga belum memanggil siswa tersebut, hanya saja FSGI sudah mendapati foto dari soal dan kunci jawaban yang disita tersebut dan memang benar sekali jawabannya adalah tepat.

Ketua Serikat Guru Indonesia dari regional Jakarta sendiri, Bapak Heru Purnomo mengatakan bahwa pada hari kamis nanti pihaknya akan memberikan semua laporan yang didapatkan dari hasil pantauan yang dilakukan beberapa hari tersebut ke Inpektorat Jenderal Kemendikbud dengan tujuan agar bisa ditindak-lanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku.

Masalah ujian nasional memang tak memulu mengenai siswa yang dituntut harus mendapatkan nilai yang baik agar bisa lulus, namun juga mengenai oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengumpulkan dalih-dalih uang. Kalau sudah seperti ini sebenarnya bukan hanya negara saja yang dirugikan, tapi justru siswa-siswa itu sendiri karena tidak mendapatkan ilmu pengetahuan secara nyata saat di sekolah. <adL>

Comments

comments